Gizi Seimbang Dengan Anemia Pada Mahasiswa Kesehatan Di Stikes Surya Global Yogyakarta
Balanced Nutrition With Anemia In Health Students At Stikes Global Surya Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.51888/phj.v12i2.84Keywords:
Gizi seimbang, anemia, mahasiswi kesehatanAbstract
Menurut WHO, angka kejadian anemia pada remaja putri di negara-negara berkembang sekitar 53,7%, anemia sering menyerang remaja putri disebabkan karena keadaan stress, haid, atau terlambat makanan. Kekurangan besi pada remaja mengakibatkan pucat, lemah, letih, pusing, dan menurunnya konsentrasi belajar. Seorang akademisi (mahasiswi) memiliki jadwal kuliah dan kegiatan yang padat sehingga kurang memperhatikan asupan gizi. Maka dari itu, peneliti ingin mengetahui apakah hal tersebut mempengaruhi kadar Hb yang dapat mengakibatkan mahasiswi lemah, letih, lesu, lalai, dan lupa dalam beraktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gizi seimbang dengan anemia pada Mahasiswi Kesehatan di STIKes Surya Global Yogyakarta tahun 2021. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan non random sampling dengan teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 63 sampel mahasiswi kesehatan yang berada di asrama kampus STIKes Surya Global selama masa covid-19. Pengolahan data menggunakan Chi-square. Hasil penelitian terdapat hubungan sigifikan antara gizi seimbang dengan anemia pada Mahasiswi Kesehatan di STIKes Surya Global Yogyakarta Tahun 2021 dengan p = 0,016 < ɑ (0,05). Kesimpulan terdapat hubungan gizi seimbang dengan anemia pada Mahasiswi Kesehat[1]an di STIKes Surya Global Yogyakarta Tahun 2021.
According to WHO, the incidence of anemia in adolescent girls in developing countries is around 53.7%, anemia often attacks young women due to stress, menstruation, or late meals. Lack of iron in adolescents results in pale, weak, tired, dizzy, and decreased concentration in learning. An academician has a busy schedule of lectures and activities so he doesn’t pay much attention to intake. Therefore, the researcher wanted to see if this affected Hb levels which could cause students to be weak, tired, lethargic, negligent, and forgetful in their activities. This research was conducted at the health campus of STIKes Surya Global Yogyakarta in 2021. This study aims to see the correlation between balanced nutrition with anemia in health students at STIKes Surya Global Yogyakarta in 2021.The research design used quantitative descriptive with a non-random sampling approach. The sampling technique was accidental sampling. The sample used was 63 samples of health students who were in the STIKes Surya Global campus hostel during the covid-19 period. Data processing using Chi-square. The result of study is there was a significant correlation between balanced nutrition and anemia among Health Students at STIKes Surya Global Yogyakarta in 2021 with p = 0.016 <ɑ (0,05). Conclution of this research is there is a balanced nutritional correlation with anemia in Health Students at STIKes Surya Global Yogyakarta in 2021.
References
Arumsari E, Dodik B, dan P. (2011) ‘Faktor Risiko Anemia Pada Remaja Putri Peserta Program Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Gizi Besi (PPAGB) Di Kota Bekasi.’, Jurnal Gizi dan Pangan, 6(1).
Depkes (2014) ‘Peraturan Menteri Kesehatan RI No.41 TAHUN 2014 tentang Pedoman gizi seimbang’, menteri kesehatan republik indonesia, 1(hal 140).
Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai (2018) Profil Kesehatan Kabupaten Banggai Tahun 2017, Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai.
Handayani, E. Y. and Sepduwiana, H. (2019) ‘Hubungan Pengetahuan Remaja dan Pendidikan Ibu terhadap Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di SMPN 02 Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu’, Jurnal Martenity and Neonatal.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2019) Laporan Nasional RISKESDAS 2018, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kementerian Kesehatan RI (2019) Panduan untuk Siswa: Aksi Bergizi, Hidup Sehat Sejak Sekarang untuk Remaja Kekinian. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Khaidir, M. (2007) ‘Anemia Defisisensi Besi’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(2), pp. 49–141.
Proverawati (2013) ‘Anemia dan Anemia Kehamilan. Yogyakarta: Nuha Medika.’, Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(2).
Wibowo, C. D. T., Notoatmojo, H. and Rohmani, A. (2013) ‘Hubungan Antara Status Gizi dengan Anemia pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 3 Semarang’, Jurnal Kedokteran Muhammadiyah, 1(2).
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2021 Mahdiyah Nurhayati, Sri Sularsih Endartiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




